ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA NY. W G1P0A0 HAMIL 32 MINGGU DENGAN ANEMIA RINGAN DI PMB NANTA WIDAYANI

Eka Setyowati, Dewi Puspitaningrum, Fitriani Nur Damayanti, Siti Istiana

Abstract


Saat ini angka anemia pada ibu hamil masih tinggi, data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), 20% dari 515.000
kematian di seluruh dunia disebabkan oleh anemia. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada ibu
hamil sebesar 48,9%, artinya 4-5 dari 10 ibu hamil menderita anemia. Prevalensi anemia dalam kehamilan di
Indonesia tahun 2019 sebesar 48,9%. Anemia dalam kehamilan yang paling sering terjadi di Indonesia disebabkan
oleh defisiensi zat besi sebanyak 62,3% yang dapat menyebabkan keguguran, partus prematurus, inersia uteri,
partus lama, atonia uteri dan menyebabkan perdarahan serta syok. Dampak yang dapat disebabkan anemia
defisiensi besi pada ibu hamil adalah 12% - 28% angka kematian janin, 30% kematian perinatal dan 7% - 10%
angka kematian neonatal (Kemenkes RI, 2019). Data kasus anemia di Provinsi Jawa Tengah adalah 57,1 % dan
anemia terbanyak pada ibu hamil trimester III.
Kata Kunci: Anemia, Kehamilan    

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Universitas Muhammadiyah Semarang
Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang
Kota Semarang, Jawa Tengah - 50273 - ID
Telp. 024 76740294