ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

Riyan Zulmaniar Vinahari

Abstract


Ketahanan pangan merupakan isu pokok dalam pemenuhan kesejahteraan masyarakat karena akan menentukan kestabilan ekonomi, sosial, dan politik dalam suatu negara. Menurut data Susenas Maret Tahun 2018, jumlah rumah tangga yang tidak tahan pangan di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 sebesar 8,9 persen dengan rincian sebanyak 52,2 persen rumah tangga tidak tahan pangan berada di daerah pedesaan dan sisanya sebanyak 47,8 persen berada di daerah perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui profil ketahanan pangan rumah tangga pedesaan dan perkotaan Provinsi Jawa Tengah dan (2) untuk mengetahui pengaruh variabel sosial ekonomi terhadap ketahanan pangan rumah tangga pedesaan dan perkotaan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dan menggunakan data sekunder hasil Survei Sosial EkonomiĀ  Nasional (SUSENAS) Maret 2018 yang diperoleh dari BPS Provinsi Jawa Tengah.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe daerah (perdesaan dan perkotaan), status menikah kepala rumah tangga (KRT), jenis kelamin KRT, pendidikan KRT, penerima raskin, kepemilikan aset, usia KRT, jumlah anggota rumah tangga, Pengeluaran Pangsa Pangan (PPP), dan pengeluaran per kapita per bulan secara signifikan berpengaruh terhadap status ketahanan pangan rumah tangga di Provinsi Jawa Tengah.

Keywords: ketahanan pangan, perdesaan, perkotaan, regresi logistik,
Susenas

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.