Peningkatan Kemandirian Ibu dalam Pencegahan Stunting melalui Program Dapur Posyandu di Desa Sukarara, Jonggat, Lombok Tengah

Lalu Sulaiman, Sulwiyatul Kamariyah Sani, Eva Irawati, Eka Susilawati

Abstract


Tingginya kasus stunting di Lombok Tengah khususnya kecamatan Jonggat tidak lepas dari
kurangnya pengetahuan masyarakat terkait stunting. Salah satu penyebabnya adalah tingginya
angka pernikahan pada usia anak di Lombok Tengah sehingga menimbulkan tingginya angka putus
sekolah baik pada tingkat SLTP maupun SLTA. Hal ini tentu saja berakibat pada rendahnya tingkat
pendidikan dan pengetahuan ibu tentang gizi dan kesehatan anak. Akibatnya kasus stunting di
wilayah Kecamatan Jonggat khususnya Desa Sukarara masih tergolong tinggi. Posyandu sebagai
salah satu wahana pelayanan terpadu tetap memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi
masyarakat antara lain memberikan penyuluhan terkait gizi. Namun hal ini harus dibarengi dengan
upaya pemberdayaan terutama para ibu sasaran posyandu dibidang makanan dan gizi. Selain itu
perlu adanya kegiatan praktek atau demo memasak guna meningkatkan keterampilan dan
kemandirian ibu dalam memberikan asupan makanan yang bergizi bagi balitanya. Oleh karena itu,
penulis melalui kegiatan pengabdian ini mencoba melakukan pemberdayaan dan praktek melalui
program yang disebut “Dapur Posyandu”. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan,
keterampilan serta kemandirian ibu dalam hal pengolahan makanan yang bergizi dan sehat sebagai
upaya pencegahan stunting di Desa Sukarara, Jonggat, Lombok Tengah. Metode pelaksanaannya
meliputi: 1) pemilihan Posyandu dan Kader Posyandu yang akan mengikuti kegiatan pemberdayaan
dan 2) kegiatan pemberdayaan berupa penyuluhan oleh narasumber-narasumber ahli di bidangnya
dan kegiatan demo/praktek pengolahan makanan yang bergizi dan sehat. Hasil dari kegiatan Dapur
Posyandu ini adalah tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan pemberdayaan
mengalami peningkatan rata-rata sebesar 53,11%. Selain itu terjadi perubahan perilaku
(keterampilan sasaran) dalam penyediaan makanan bergizi bagi keluarga dimana peserta telah
mengaplikasikan hasil pelatihan yang diperoleh dengan membuat makanan sehat dan bergizi dengan
bahan makanan lokal.
Kata Kunci : dapur posyandu, kemandirian ibu, stunting, gizi, makanan sehat



Keywords


dapur posyandu, kemandirian ibu, stunting, gizi, makanan sehat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.