Pendekatan Arsitektur Bioklimatik pada Konsep Bangunan Sekolah yang Hemat Energi

Lia Amelia Megawati

Abstract


Bioclimatic architecture adalah konsep terintegrasi dalam desain bangunan di mana struktur, ruang dan sistem konstruksi bangunan dapat menjamin kondisi nyaman bagi penghuni. Arsitektur bioklimatik juga dikatakan sebagai cabang arsitektur hijau yang diterapkan di kota dengan mempromosikan sistem alami untuk kebutuhan ventilasi dan pencahayaan bangunan. Konsep ini dikembangkan di gedung SMU Al Wahid Kabupaten Tasikmalaya yang secara fisik merupakan bangunan sekolah yang jauh dari nyaman. Bentuk bangunan sekolah
tidak mendukung pelaksanaan kegiatan pengajaran dan pembelajaran yang berkualitas, sehingga perancangan ulang diperlukan untuk mendukung kenyamanan pengguna gedung sekolah. Bioclimatic architecture adalah salah satu solusi konsep yang dikembangkan sesuai dengan kondisi alam Kabupaten Tasikmalaya yang cukup mendukung. Lokasi area yang berkontur, lingkungan yang indah dan suhu udara yang memadai sudah cukup untuk mendukung aplikasi konsep arsitektur bioklimik. Untuk mendapatkan data primer yang akurat, metode Evaluasi Penghapusan Paska digunakan. Penelitian ini berfokus pada membangun pengguna, kebutuhan dan memberikan wawasan tentang konsekuensi dari desain yang ada. Ketiga aspek ini menunjukkan kemampuan bangunan untuk mengakomodasi aktivitas para penggunanya. Hasil evaluasi akan digunakan sebagai kriteria perencanaan dalam program dan desain selanjutnya. Arsitektur bioklimatik dilaksanakan dengan harapan meningkatkan kenyamanan pengguna fasilitas sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.

Kata kunci: bioclimate, gedung sekolah, gedung efisien energi
 


Keywords


bioclimate, gedung sekolah, gedung efisien energi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.