Pengaruh Aktivitas Pembuangan Limbah Cair Industri Kulit Terhadap Profil Pencemar Kromium di Lingkungan serta Moluska, Ikan dan Padi Di Sepanjang Aliran Sungai Opak Bagian Hilir

Djoko Rahardjo, Aniek Prasetyaningsih

Abstract


Penelitian tentang pengaruh aktivitas pembuangan limbah cair industri kulit terhadap profil pencemar
kromium di lingkungan dan akumulasinya pada biota dilakukan dikawasan aliran pembuangan limbah
cair industri kulit desa Banyakan hingga muara sungai Opak yang meliputi 16 titik pengambilan
sampel. Jenis sampel yang diambil meliputi air sungai, sedimen, tanah sawah, tanaman padi, moluska,
ikan, rambut dan air seni. Besarnya konsentrasi logam berat dianalisis dengan menggunakan Atomic
Absorption Spectrometer (AAS), tipe flame. Data yang telah diperoleh diolah dengan menggunakan
Microsoft Excel 2010 untuk menghasilkan grafik serta uji Anova untuk mengetahui perbedaan
konsentrasi dan akumulasi kromium pada berbagai komponen antar stasiun pengambilan sampel.
Hadirnya Kawasan Industri Piyungan, secara khusus aktivitas pembuangan limbah cair industri kulit
ke sungai Opak telah menjadi faktor penyebab terdistribusinya pencemar kromium pada berbagai
komponen lingkungan. Konsentrasi pencemar kromium tertinggi ditemukan pada sampel sedimen
sungai dengan kisaran dan rata- rata sebesar 0,0004-71,926 mg/Kg dan 4,623 mg/Kg, kemudian diikuti
sampel padi ( 0,665- 8,793 dan 2.4817 mg/Kg), sampel tanah sawah (0,856-2,010 dan 1,164 mg/Kg),
moluska 0,0004 – 3,627 dan 1,065 mg/Kg ; ikan (0,0004-1,4850 dan 0.6144 mg/Kg), air irigasi (0,1200.369
dan
0,260
mg/L0
dan
yang
paling
kecil
ditemukan
pada
sampel
air
sumur
dan
urine
dengan
ratarata

sebesar 0.0004 mg/L. Ditemukannya pencemar kromium pada pada berbagai biota yang
dikonsumsi masyarakat seperti moluska, ikan dan padi berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan
masyarakat.
Kata kunci : ikan, kromium, lingkungan,  moluska,  padi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.