Identifikasi Bakteri pada Limfa Tikus Wirok (Bandicota sp.) Berdasarkan Sekuen Gen 16S rRNA

Ibnu Najib, Aprilia Indra Kartika, Sri Darmawati

Abstract


Zoonosis adalah penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Penularan zoonosis dibedakan menjadi zoonosis yang berasal dari satwa liar, zoonosis dari hewan yang tidak dipelihara tetapi ada di sekitar rumah dan hewan yang di pelihara manusia, contoh hewan yang tidak dipelihara tetapi ada disekitar rumah adalah tikus.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies bakteri pada organ limfa tikus wirok menggunakan metode mikrobiologi konvensional dan molekuler. Proses isolasi bakteri dilakukan menggunakan media BAP
dan MC, Pengecatan Gram, Uji enzimatis, Uji MSA. Proses identifikasi Molekuler dilakukan melalui sekuens fragmen 16S rRNA dengan metode PCR. DNA hasil amplifikasi kemudian disekuensing. Proses isolasi
didapatkan hasil berupa 4 isolat dengan ciri bulat, putih, 0.1 µ, lunak, halus, cembung, γ hemolisa, katalase positif, oksidase dan koagulase negatif. 3 isolat yang disekuensing memiliki hasil pensejajaran dengan BLAST (Basic Alignment Search Tool) diketahui fragmen gen 16S rRNA strain 1L memliki tingkat kemiripan 92% dan 4L memiliki tingkat kemiripan 95% dengan fragmen gen 16S rRNA isolat bakteri Klebsiella quasipneumoiae strain ATCC 700603, 2L memliki tingkat kemiripan 87% dengan fragmen gen 16S rRNA isolat bakteri Stapylococcus sp. strain A3. Sebagai kesimpulan, strain 1L dan 4L terindikasi sebagai Klebsiella
quasipneumoiae ATCC 700603 dan 2L terindikasi sebagai Stapylococcus sp. strain A3.

Kata kunci: Zoonosis, tikus, Gen 16S rRNA

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.