TOTAL FENOL NANOENKAPSULASI EKSTRAK TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORIZA ROX.B) DENGAN VARIASI PENYALUT

Ali Rosidi, Annisa Puspitasari, Addina Rizky Fitriyanti, Yuliana Noor SU, - Nurhidajah, Aniatun Linafi’ah

Abstract


Rimpang temulawak mengandung senyawa fitokimia yang bersifat sebagai antioksidan seperti total
fenol, namun senyawa tersebut memiliki kelemahan yaitu mudah mengalami reaksi oksidasi akibat
pengaruh suhu, pH, dan intensitas cahaya, selain itu temulawak memiliki rasa pahit serta aroma yang
khas. Proses enkapsulasi menggunakan penyalut kitosan-STPP diharapakan mampu memperbaiki
sifat dan stabilitas zat aktif dari ekstrak temulawak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh nanoenkapsulasi pada ekstrak temulawak dengan berbagai variasi penyalut terhadap kadar
total fenol.Penentuan kadar total fenol menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dengan
larutan standar asam galat. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental dengan desain
penelitian yang dipilih yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian kadar total fenol
tertinggi yaitu 261,9 mg GAE/gram sampel dengan konsentrasi penyalut kitosan 0,1% : STPP
0,05%.Berdasarkan analisis ragam (ANOVA) perbedaan konsentrasi penyalut berpengaruh terhadap
kadar total fenol (p<0,05).Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi kitosan dan STPP
maka kandungan total fenolnya semakin rendah.
Kata Kunci: Ekstrak Temulawak, Nanoenkapsulasi, Total Fenol

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.