Hubungan Dukungan Sosial Dengan Kejadian Depresi Postpartum Di Era Pandemi Covid 19

Anandya Rani Pertiwi, Ariyani Lutfitasari, Siti Istiana, Novita Nining Anggraeni

Abstract


Penyebaran virus Covid 19 sudah berdampak pada penerapan jarak sosial, menimbulkan perubahan
dalam peranan sehari- hari dan pola perilaku individu di banyak belahan dunia. Kejadian Depresi Post
partum menjadi perhatian penting pada periode postpartum. Kasusnya mengalami meningkat
dikarenakan beban psikologis yang meningkat akibat pandemi. Sejumlah penelitian terbaru
melaporkan bahwa tingkat kecemasan dan depresi meningkat pada ibu postpartum. Metode yang di
gunakan dalam penelitian ini adalah Sistematic Review, yaitu semua artikel yang diterbitkan dicari
untuk database internasional utama; PubMed, Cochrane Library, Web of Science, Science Direct,
Google Schoolar, database Jurnal Online. Hasil dan Pembahasan: Kejadian depresi postpartum
meningkat selama pandemi Covid-19 dan dukungan sosial sebagai faktor predictor depresi postpartum
(Spinola et al , Terada et al, Guvenc et al., Liang et al., Ostacoli et al., Pao et al., Desta et al.).
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan kejadian depresi postpartum di era
pandemic Covid 19 antara tahun 2019 sampai 2021. Dukungan sosial yang tinggi akan melindungi ibu
dari depresi postpartum. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya membahas tentang penanganan
depresi postpartum selama pandemi Covid 19.
Kata Kunci : depresi, depresi postpartum, social support, covid 19, pandemic.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.